Bandar Lampung Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Target Pendataan 421.380

ANDALAS|Bandarlampung|Ekonomi|27062026

—- Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan, pembangunan daerah harus didukung oleh data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Hari ini kita memulai sebuah langkah penting untuk memastikan bahwa pembangunan ekonomi yang kita jalankan benar-benar berdasarkan data yang akurat, objektif, dan dapat dipercaya,” ujar Eva dalam sambutannya saat memimpin Apel Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian di Kota Bandar Lampung, mulai dari pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, perkembangan sektor usaha, kondisi dunia usaha, penyerapan tenaga kerja, hingga berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha dan masyarakat.

Eva mengatakan, data tersebut nantinya menjadi landasan penting bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menyusun berbagai kebijakan strategis, seperti meningkatkan investasi, mendorong pertumbuhan industri, mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja, memperkuat hilirisasi, hingga mempercepat transformasi ekonomi daerah.

Ia menilai Bandar Lampung memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, industri pengolahan, perdagangan, logistik, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

Namun, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, di antaranya meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat daya saing usaha, memperluas kesempatan kerja formal, serta memastikan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

“Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan investasi informasi untuk masa depan Bandar Lampung,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eva juga memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung yang terus berupaya meningkatkan kualitas data statistik di daerah.

Ia menyebutkan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melibatkan sebanyak 697 petugas sensus yang berasal dari warga Kota Bandar Lampung dengan berbagai latar belakang profesi.

Mereka akan melakukan pendataan terhadap 421.380 muatan keluarga dan pelaku usaha yang menjadi target sensus.

“Kalian adalah ujung tombak pendataan. Kunci data yang berkualitas berada di tangan kalian,” tuturnya.

Selain itu, Eva meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga aparat lingkungan turut berperan aktif menyukseskan pelaksanaan sensus melalui dukungan dan sosialisasi kepada masyarakat dengan memanfaatkan pendekatan kearifan lokal.

Ia menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, Eva mengajak masyarakat Kota Bandar Lampung untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya selama proses pendataan berlangsung.

“Satu data yang akurat hari ini akan menentukan kualitas pembangunan kita di masa depan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

2