Tiga Kasus Karhutla di Bandar Lampung hingga Juli, 6 Kecamatan Jadi Daerah Rawan

GARUDA|Bandarlampung| 22062026

—- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak tiga kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi hingga pertengahan tahun 2026 atau sampai 10 Juli 2026 ini.

Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 23 kejadian kebakaran lahan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan mengatakan terdapat enam kecamatan yang masuk kategori daerah rawan kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.

“Untuk daerah rawan karhutla berada di Kecamatan Sukabumi, Panjang, Kedamaian, Kemiling, Telukbetung Timur, dan Telukbetung Barat,” kata Anthoni, Sabtu (11/7/2026).

Menghadapi potensi meningkatnya kebakaran lahan pada musim kemarau, Damkarmat Kota Bandar Lampung telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Anthoni menjelaskan, pihaknya secara rutin melakukan patroli di wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran lahan untuk mendeteksi dini munculnya titik api.

Selain itu, seluruh personel, armada, dan peralatan pemadam juga dipastikan selalu dalam kondisi siap operasional.

“Dalam mengatasi karhutla, kami melakukan patroli di daerah rawan, menyiapkan peralatan pemadaman, serta memastikan seluruh petugas, peralatan, dan armada selalu siap dioperasikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila ditemukan titik api, petugas akan bergerak cepat melakukan pemadaman agar api tidak meluas dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Damkarmat Kota Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan di area yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama musim kemarau. (***)

Tinggalkan Balasan

2